Menu Close

Ini dia perbedaan software ERP dengan software akuntansi

softaware erp

Apakah perusahaanmu sedang menimbang manakah yang harus dipilih antara software akuntansi ataupun software ERP? Jangan bingung dulu, kali ini Permana ERP akan membahas tuntas mengenai perbedaan antara software akuntansi dan software ERP! Disimak baik-baik yaa!

Seperti yang kita ketahui software ERP adalah kepanjangan dari Enterprise Resource Planning artinya ERP mampu melakukan perencanaan atau planning bagi setiap perusahaan, termasuk didalamnya planning budget dan profit sehingga perusahaan bisa mencapai goalsnya masing-masing.

Di dalam software ERP terdapat banyak sekali jenis modul yang bisa perusahaan gunakan :

  • Modul CRM & Sales Tracking
  • Human Capital Management System
  • Inventory & Supply Chain
  • Finance & Billing
  • E-Commerce & POS

Semua modul pada sistem ERP dan fungsinya adalah untuk memusatkan pengumpulan data antar departemen yang dapat diakses real time, kapan saja dan dimana saja. Tentu saja hal ini memudahkan bagi para pemangku perusahaan agar pengambilan keputusan bisa berjalan secara tepat dan berguna juga untuk memudahkan transfer data bagi karyawan antar departemen.

Sedangkan software akuntansi adalah software yang dapat digunakan untuk mengelola keuangan suatu perusahaan. Mulai dari pengelolaan General Ledger (GL) atau buku besar, pembuatan laporan keuangan seperti Laporan Rugi Laba dan Laporan Neraca, semuanya dikelola oleh software akuntansi. Software Akuntansi yang lebih lengkap bahkan bisa menyimpan transaksi dalam mata uang asing, dan mengelola kurs berbagai mata uang.

Pengertian software akuntansi yang lebih luas juga termasuk modul pendukung lainnya seperti Accounts Receivable (Piutang), Accounts Payable (Hutang), dan Cash/Bank (Kas/Bank). Modul-modul pendukung ini sama seperti buku hutang dan piutang yang mencatat transaksi dengan informasi yang lebih rinci seperti informasi pelanggan, tanggal due date, dan lainnya.

Software Akuntansi yang lebih lengkap bahkan memiliki modul-modul tambahan seperti modul penjualan, pembelian dan gudang (inventory). Semua modul ini terintegrasi dimana transaksi pada modul-modul operasional atau front office tersebut akan otomatis menghasilkan jurnal pada modul akuntansi. Pada pelaksanaannya, perusahaan yang menggunakan software akuntansi akan mencatat transaksi yang terjadi di lapangan dengan dokumen manual, yang kemudian semua dokumen-dokumen tersebut dikirim ke bagian accounting yang akan memasukan data tersebut ke dalam sistem akuntansi.

Sebelum memutuskan pemilihan software, perusahaan perlu mengetahui kebutuhannya terlebih dahulu. Jika perusahaan hanya membutuhkan otomasi untuk bagian akuntansi saja, maka menggunakan software akuntansi saja sudah cukup. Namun, bila perusahaan ingin mengotomatiskan setiap kegiatan operasional, maka sistem ERP adalah pilihan yang tepat.

Leave a Reply

Your email address will not be published.